aplikasi

Thumbstory, Cara Bercerita Via Jempol


A short story must have a single mood and every sentence must build towards it. – Edgar Allan Poe
Yep. Itu adalah ungkapan yang dapat ditemui ketika menginjakkan diri di website Thumbstory, sebuah aplikasi bagi kita yang suka bercerita dalam keadaan apapun. Sebuah aplikasi gubahan Gramedia Majalah. Seperti jargonnya yaitu Delivering Ideas, Thumbstory seakan memberi wadah yang pas bagi kita semua untuk berbagi ide dengan cara yang amat mudah.

SC20131019-221531

Thumbstory, mengajak kita untuk selalu berbagi cerita kapanpun dan dimanapun. Seperti namanya yang secara harfiah dapat diartikan sebagai ‘Cerita Jempol’, aplikasi ini membuat kita menggubah cerita dengan jempol yang terus menari di atas tombol-tombol keypad, yang tentunya, tastenya akan berbeda dibandingkan dengan sentuhan jari yang menyentuh keyboard komputer. Bagi saya, aplikasi ini tak hanya sebagai wadah transfer ide namun juga untuk berbagi di khalayak. Tak seperti draf sms dan note hape yang selama ini menjadi tempat yang ampuh untuk berbagi cerita meski sayangnya tak untuk dibagi-bagi. Thumbstory buat saya, seperti latihan untuk menulis setiap waktu. Dengan begitu, orang dapat melihat tulisan saya dan menilai sejauh mana progress yang saya buat.

(lebih…)