KepalangMerahan (PMI)


Kalo liat judulnya , pasti udah tau dong isi dari postingan ini. Kepalangmerahan. Berhubung saya adalah salah satu anggota PMR (Palang Merah Remaja) di sekolah . Dan bergerak sebagai anggota dari PK (Perawatan Keluarga) beserta ke 2 teman saya. Saya hanya ingin berbagi sedikit informasi tentang organisasi kepalang merahan. Mungkin ini akan jadi salah satu hal membosankan di hidup anda. Postingan saya ini memang cukup panjang. Satu hal lagi, sebenarnya postingan ini adalah tugas dari makalah PMR yang harus saya selesaikan #sowhat? . Jadi silahkan dibaca dan diambil manfaatnya.

lambang PMI



O KEPALANGMERAHAN

a.  Sejarah Gerakan Kepalangmerahan

Perang Solferino

24 Juni 1859, sebuah kota kecil terletak di dataran rendah Prop.Lambordi, sebelah utara Italia tepatnya di Solferino, terjadi pertempuran sengit antara prajurit Prancis dan Austria yang berlangsung sekitar 16 jam dan melibatkan 320.000 prajurit, dan menelan banyak korban jiwa.Sekitar 40 ribu jiwa melayang dalam peristiwa itu.

Banyak korban yang terlantar, banyak jenazah yang tumpang tindih.Mereka yang terluka hanya dianggap sebagai “makanan meriam”. Jumlah ahli bedah yang saat itu sungguh tak memadai. Ironis, hanya ada 4 dokter hewan yang merawat 1000 kuda dan seorang dokter  untuk 1000 orang.Tak ubahnya seperti pembantaian missal yang menghabisi ribuan nyawa pada satu waktu.Pada akhirnya pertempuran itu dimenangkan oleh Prancis.

Akibat perang dengan pemandangan yang sungguh mengerikan itu, seorang pengusaha berkebangsaan Swiss (1828-1910) Henry Dunant tergugah hatinya.Dunant yang kebetulan lewat dalam perjalanannya menemui Kaisar Napoleon III guna keperluan bisnis, melihat pemandangan yang mengerikan itu. Sehingga ia lupa akan tujuan utamanya untuk bertemu kaisar. Ia mengumpulkan orang-orang dari desa-desa sekitar dan tinggal disana selama 3 hari untuk sungguh-sungguh merawat orang-orang yang terluka.

Ribuan orang terluka tanpa perawatan dibiarkan mati di tempat karena pelayanan medis yang tidak memadai, baik jumlahnya maupun keterampilannya. Keadaan ini sungguh menggugah hatiya. Kata-kata bijaknya yang diungkapkan saat itu, Siamo tutti fratelli (kita semua bersaudara), membuka hati para sukarelawan untuk melayani kawan maupun laawan tanpa membedakannya.

Perang Solferino

Komite Internasional

Sekembalinya Dunant ke Swiss , membuatnya terus dihantui oleh mimpi buruk yang disaksikannya sendiri di Solferino.Untuk menghilangkan mimpi buruk dalam mimpinya dan untuk menarik perhatian dunia akan kenyataan kejamnay sebuah peperangan. Dunant menulis buku yang diterbitkan dengan biaya sendiri pada bulan November 1862. “Kenangan dari Solferino(Un Souvenir De Solferino) adalah judul buku yang diterbitkannya.

Buku itu mengandung 2 gagasan penting yaitu :

  • Perlunya mendirikan perhimpunan bantuan di setiap Negara yang terdiri dari sukarelawan untuk merawat orang yang terluka saat perang.
  • Perlunya kesepakatan Internasional guna melindungi prajurit yang terluka dalam medan perang dan orang-orang yang merawatnya serta memberikan status netral kepada mereka.

Dunant juga mengirimkan bukunya kepada keluarga-keluarga terkemuka di Eropa dan para pemimpin militer, politikus, dermawan juga teman-temannya. Usahanya membuatnya diundang kemana-mana dan dipuji dimana-mana. Banyak orang yang tertarik pada idenya, termasuk Gustave Moynier, seorang pengacara dan juga ketua dari The Geneva Public Welfare Society (GPWS). Moyner mengajak Dunant untuk mengemukakan idenya dalam pertemuan GPWS yang berlangsung 9/2/1963 di Jenewa.Ternyata 160 diantara 180 anggota GPWS mendukung idenya.Dan saat iut juga, dibentuk KOMITE LIMA yang beranggotakan 4 anggota GPWS dan Henry Dunat. Mereka adalah :

  1. Gustave Moynier
  2. dr. Louis Appia
  3. dr. Theodore Maunoir
  4. Jenderal Guillame-Hendri Dufour

Adapun Henry Dunant yang bukan anggota GPWS ditunjuk menjadi sekretaris.  17/2/1863 , Komite Lima berubah nama menjadi Komite Tetap untuk Pertolongan Prajurit yang Terluka sekaligus mengangkat ketua baru yaitu Jenderal Guillame-Hendri Dufour.

Pada Oktober 1863 ,komite ini berhasil melangsungkan Konferensi Internasional pertama di Jenewa atas bantuan Pemerintah Swiss yang dihadiri 16 negara , yaitu :

-Austria

-Baden

-Beierem

-Belanda

-Hessen-Darmstadt

-Inggris

-Italia

-Norwegia

-Prusia

-Perancis

-Spanyol

-Saksen

-Swedia

-Swiss

-Hannover

-Hutenberg

Beberapa Negara diatas saat ini telah menjadi Negara bagian Jerman.

Adapun hasil konferensi tersebut, diantaranya :

  • Di sepakatinya satu konvensi yang terdiri dari 10 pasal, yang beberapa diantaranya merupakan pasal krusial, yaitu :
  • Digantinya nama Komite Tetap untuk Pertolongan Prajurit yang Terluka menjadi KOMITE INTERNASIONAL PALANG MERAH atau ICRC (International Comitte of the Red Cross)
  • Ditetapkannya tanda khusus bagi sukarelawan yang memberi pertolongan terhadap prajurit yang luka di medan pertempuran yaitu Palang Merah diatas dasar putih.

Pada akhir konferensi internasional 1863, gagasan pertama Dunant , untuk membenutk perhimpunan para sukarelawan di setiap negara pun terwujudkan. Beberapa perhimpunan serupa dibentuk beberapa bulan kemudian setelah berlangsungnya konferensi internasional di Wurttemberg, Grand Duchy of Oldenburg, Belgia dan Prusia. Perhimpunan lainpun segera berdiri seperti di Denmark, Perancis, Italy, Mecklenburgh-schwerin, Spain, Hamburg dan Hesse. Pada waktu itu mereka disebut sebagai Komite Nasional atau Perhimpunan Pertolongan.

Dengan dukungan pemerintah Swiss, diadakanlah Konferensi Diplomatik yang dilaksanakan di Jenewa tanggal 8-28 Agustus 1864. 16 negara dan 4 institusi donor mengirimkan wakilnya.Sebagai bahan diskusi, sebuah rancangan konvensi disiapkan oleh Komite Internasional. Rancangan ini dinamakan “Konvensi Jenewa untuk memperbaiki kondisi tentara yang terluka di medan perang” dan disetujui tanggal 22 Agustus 1864. Lahirlah HPI modern . Konvensi itu mewujudkan mimpi Dunant yang kedua, yaitu untuk memperbaiki situasi prajurit yang terluka pada saat peperangan dan membuat negara-negara memberikan status netral pada prajurit yang terluka dan orang-orang yang merawatnya yaitu personil kesehatan.

O ORGANISASI PALANG MERAH

Perhimpunan Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah adalah organisasi kemanusiaan yang ada di setiap Negara anggota penandatanganan Konvensi Jenewa.Tidak ada negara yang dapat memiliku lebih dari satu Perhimpunan Nasional.Syarat –syarat untuk memperoleh persetujuan perhimpunan baru dan menjadi anggota Federasi dari ICRC adalah :

  • Didirikan disuatu Negara Peserta Konvensi Jenewa 1949
  • Satu-satunya Perhimpunan PM/BSM Nasional di negaranya
  • Diakui oleh Pemerintah Negaranya
  • Memakai nama dan lambing Palang Merah atau Bulan Sabit Merah
  • Bersifat mandiri
  • Memperluas kegiatan di seluruh wilayah
  • Terorganisir dalam menjalankan tugasnya dan dilaksanakan diseluruh wilayah negaranya
  • Menerima anggota tanpa membedakan latar belakang
  • Menyetujui Statuta Gerakan
  • Menghormati Prinsip-prinsip Dasar Gerakan dan menjalankan tugasnya sejalan dengan prinsip-prinsip HPI.

* Lambang Palang Merah *:

Ketentuan mengenai bentuk dan penggunaan Lambang Palang Merah dan Bulan Sabit Merah ada dalam :

  1. Konvensi Jenewa I Pasal 38-45
  2. Konvensi Jenewa II Pasal 41-45
  3. Protokol I Jenewa tahun 1977
  4. Ketetapan Konferensi Internasional Palang Merah XX tahun 1965
  5. Hasil Kerja Dewan Delegasi Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional tahun 1991.

Pada penggunaannya , penempatan Lambang Palang Merah dan Bulan Sabit Merah tidak boleh smapai menyentuh pinggiran dan dasar putihnya.Lambang harus utuh dan tidak boleh ditambah lukisan , gambar  , atau tulisan.Pada Lambang Bulan Sabit Merah , arah mengahadapnya (ke kanan atau kiri) tidak ditentukan, terserah kepada Perhimpunan yang menggunakannya.

lambang bulan sabit merah & palang merah

Selanjutnya , aturan penggunaan Lambang bagi Perhimpunan Nasional maupun bagi lembaga yang menjalin kerjasama dengan Perhimpunan Nasional , misalnya untuk penggalangan dana dan kegiatan sosial lainny tercantum dalam “Regulations on the Use of the Emblem of the Red Cross of the Red Crescent by National Societies”.Peratuaran ini diadopsi di Budapest bulan November 1991, mulai berlaku sejak 1992.

Fungsi lambang :

  • Tanda Pengenal yang berlaku di waktu damai
  • Tanda Perlindungan yang berlaku di waktu damai dan perang / konflik

Adapun di Indonesia juga terdapat organisasi kepalang merahan atau yang dikenal sebagai Palang Merah Indonesia.

Palang Merah Indonesia adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan.Palang Merah Indonesia dan Bulan Sabit Merah mempunyai 7 prinsip yaitu :

  • Kesukarelaan             (visual service)
  • Kesamaan                  (imperiality)
  • Kenetralan                 (neutrality)
  • Kemandirian              (independence)
  • Kesatuan                    (utility)
  • Kesemestaan              (universality)

Palang merah sampai saat ini telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia.Palang Merah Indonesia tidak berpihak pada golongan politik,ras, suku ataupun agama tertentu. PMI dalam pelaksanaanya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.

Henri Dunant

Tambahan : Selain PMI , terdapat organisasi Palang Merah untuk remaja atau lebih dikenal dengan Palang Merah Remaja (PMR).
PMR merupakan perkumpulan remaja yang mempunyai tujuan untuk membantu sesama dan berada dalam lingkup PMI.
PMR dibagi menjadi 3 golongan :
1. Mula 10-12 tahun
2. Madya 12-15 tahun
3. Wira 15-17 tahun

Mars PMI :
Palang Merah Indonesia
Sumber kasih umat manusia
Warisan luhur , nusa dan bangsa
Wujud nyata pengayom Pancasila
Gerak juangnya ke seluruh nusa
Mendharmakan bakti bagi ampera
Tunaikan tugas suci tujuan PMI
Di persada bunda pertiwi
Untuk umat manusia
Di seluruh dunia
PMI menghantarkan jasa

Source : Fc kertas PMR dari Pak Ton 😀

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s