Bila bayi sering menangis di malam hari


hmm, buat kalian yang punya adek yang masih bayi.Pasti udah terbiasa sama tangisannya di malam hari. Gara-gara suaranya kita jadi gak bisa tidur deh. Nah, kenapa sih adek bayi suka nangis saat malam ? Padahal kan saat malam adalah saat dimana hampir semua orang tidur dan berwisata ke “pulau kapuk”. Yuk, kita cari tahu…

😥


~Kolik~
Bayi menangis tanpa sebab dapat diduga bahwa bayi tersebut terserang kolik. Kolik adalah keadaan dimana si bayi menangis terus-menerus secara berlebihan (lebih dari 3 jam sehari dan paling sedikit 4 hari dalam seminggu). Gangguan itu bisa terjadi sejak si kecil lahir hingga usianya 3-4 bulan. Namun, jangan langsung menduga bahwa bayi mengalami kolik bila ia menangis berlebihan. Tangisan bayi bisa saja terjadi karena ia lapar, lelah, popoknya basah, atau kedinginan. Beberapa gangguan seperti demam (suhu tubuh lebih dari 37.5? C), diare, atau infeksi lainnya seringkali juga membuat si bayi rewel.
Kolik sering dikaitkan dengan adanya gangguan pada saluran pencernaan, misalnya akibat mengejangnya otot di dinding usus atau adanya udara dalam usus. Kolik mungkin juga terjadi karena bayi mengalami intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu sapi maupun susu formula. Namun, mekanisme spesifik penyebab terjadinya kolik hingga kini belum diketahui secara pasti. Kolik biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu dan tidak ada dampak jangka panjang terhadap kesehatan si bayi. Selain itu, bayi yang kolik umumnya tetap memiliki nafsu makan yang baik dan kenaikan berat badan yang normal.
Gejala terjadinya kolik adalah sebagai berikut:

1. Menangis secara berlebihan setelah minum susu atau ketika bangun tidur, terutama di malam hari

2. Tangis si bayi sulit untuk dihentikan ketika serangan kolik terjadi

3. Ketika menangis, wajahnya berwarna kemerahan dan kakinya diangkat-angkat

4. Perutnya mungkin kembung

Yang sebaiknya Ibu lakukan ketika menghadapi bayi yang kolik, yaitu:

1. Memastikan kebutuhan bayi sudah terpenuhi. Misalnya, jangan sampai ia terlalu lapar atau harus menunggu lama untuk disusui

2. Peluklah, sehingga si kecil merasa nyaman

3. Usap-usap punggungnya dengan menengkurapkan bayi di atas pangkuan Anda

4. Ajak jalan-jalan dengan kereta dorong atau naik mobil agar ia tenang

5. Mandikan dengan air hangat dan ciptakan suasana rileks di malam hari

6. Ayun-ayun si kecil sambil menyanyikan atau memutar lagu favoritnya

kolik

~Terjangkit berbagai penyakit~
Bila bayi menangis secara berlebihan, ini bisa merupakan gejala bahwa ia menderita berbagai penyakit atau keadaan tertentu. Beberapa penyebab yang penting dan memerlukan tindakan segera di antaranya adalah radang telinga, infeksi saluran kemih, nyeri akibat jatuh, volvulus (usus berputar), invaginasi (satu bagian usus masuk ke dalam bagian usus yang lainnya sehingga menimbulkan sumbatan usus), hernia inkarserata (kondor yang tidak masuk lagi dan terjepit), torsio testis (buah zakar terputar), dan acute abdomen (keadaan gawat perut). Namun biasanya penyakit-penyakit serius ini disertai dengan gejala atau tanda lain, sehingga dokter yang berpengalaman akan dapat mendeteksinya.

sakit

~Kedinginan atau Kepanasan~
Sebagai manusia biasa, bayi juga bisa kepanasan ataupun kedinginanan loh. Gak cuma kita yang kepanasan dan butuh AC tiap waktu.Atau butuh selimut gara-gara masuk angin. Nah, bayi juga mengalami hal yang sama. Kadang-kadang seorang bayi mungil , kecil, lucu, nan imut yang mungkin belum bisa berkata-kata akan mengekspresikan rasa kedinginan atau kepanasan yang di rasakannya dengan menangis.

brr.. dingin

~Lapar atau haus~
Gak cuma kita yang harus teriak-teriak gara-gara pesenan bakso lama dianter, seorang bayipun mengalami hal yang sama. Bedanya, bayi melakukannya dengan cara menangis. Seorang bayi menarik perhatian orang tuanya dengan cara menangis. Dengan begitu, sang ibu yang mengetahui anaknya menangis akan segera menyusuinya.
Kalo kita mah ga usah nangis, sleepwalking aja terus buka kulkas, nyari makanan. Besoknya, mama marah gara-gara makanannya abis dimakan . haha

yummy...

~Faktor mistis~
Nah, kalo yang ini murni pendapatku sendiri dan melihat keadaan lingkungan. Orang bilang seorang bayi yang baru lahir adalah suci. Jadi, banyak pendapat bahwa seorang bayi dapat melihat sosok makhluk halus. Masyarakat meyakini bahwa seorang bayi tidak boleh tidur sendiri saat maghrib dikhawatirkan ada makhluk halus yang akan menculiknya. Dan , sering juga bayi menangis saat maghrib, banyak yang bilang bahwa ia melihat makhluk halus. Saat malam hari, bayi juga sering menangis. Banyak juga yang mengatakan bahwa sang bayi takut melihat sosok makhluk halus yang diyakini adalah keluarga dekat dari sang bayi , misalnya sang nenek. Tapi, Wallahu’alam.
Sedikit fakta : bayi memang tidak boleh ditinggal sendiri di kamar. Karena umurnya yang masih kecil dan belum bisa membedakan antara yang haq dan bathil baik dan buruk. Bisa saja ada seseorang yang diam-diam memasuki kamar dan mengambil bayi itu tanpa sepengetahuan kita.

Nah, mungkin salah satu faktor diatas merupakan penyebab mengapa seorang bayi menangis di malam hari. Informasi ini mungkin hanya sedikit pengetahuan untuk kalian. Soal pertanyaan lebih lanjut dan mendalam kalian bisa tanya ke dokter yang lebih ahli atau orang tua kalian. Semoga bermanfaat !

Sumber : dari berbagai sumber

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s